Cloud Hosting Indonesia

Koneksi Poros Tengah, Jalan Kampung Bakung-Penyinggahan Ditingkatkan

  • Bagikan
BUKA ISOLASI : Wabup Edyanto Arkan (kanan) meninjau peningkatan badan jalan Bakung-Penyinggahan, baru-baru ini.

Siber.kaltim.id– Pembangunan jalan ke Kampung Bakung, Kecamatan Penyinggahan, Kutai Barat (Kubar) akan diprioritaskan 2023 ini. Ini adalah akses ke ibu kota kabupaten. Di samping itu jalan poros tengah. Akses ini terkoneksi ke Samarinda melalui dua kecamatan di Kutai Kartanegara yakni Kecamatan Muara Muntai dan jembatan Ing Martadipura Keecamatan Bangun.

“Pemkab akan prioritaskan peningkatan jalan Kampung Bakung ke ibu kota Kecamatan Penyinggahan pada 2023 ini. Karena jalan ini terkoneksi ke ibu kota kabupaten melalui Kecamatan Muara Pahu,” kata Wabup Kubar Edyanto Arkan, seusai upacara peringatan HUT ke-66 Provinsi Kaltim 2023, di Aula Gedung Plenarry Hall, Samarinda, baru-baru ini.

Sementara itu, Kepala Kampung Muara Beloan Rudi sangat mendukung pemkab meningkatkan ruas jalan di Kampung Bakung. Karena ling ini adalah poros tengah. Khususnya akses warga yang bermukim di pesisir Sungai Mahakam. Selama ini masih tertinggal dalam pembangunan jalan. Justru poros tengah ini sangat dekat ke Samarinda. Jika dibandingkan jalan trans Kalimantan.”Kami juga sudah mengusulkan kepada Pemkab Kubar dan Pemprov Kaltim agar jalan poros tengah diperhatikan,” harap Rudi. Sejak 2022 lalu, Pemerintah Kampung Muara Beloan juga sudah mengusulkan ke Pemprov Kaltim melalui Bina Marga DPUPR dan PERA Kaltim. Membawa usulan pembukaan jalan Muara Beloan ke Kampung Tanjung Laong. Poros ini sepanjang sekitar 20 kilometer. Jika sudah dibangun jalan ini warga Melak dan sekitar lebih dekat ke Samarinda. Demikian sebaliknya, warga Kematan Muara Pahu dan Penyinggahan lebih dekat ke ibu kota kabupaten. Jika selama ini harus ke jalan trans Kalimantan. Sangat jauh. Karena memutar. “Tinggal nanti harus menggunakan feri penyeberangan di Sungai Kedang Pahu koneksi Muara Beloan-Tanjung Laong,” katanya.

Akses jalan ini, lanjut dia, demi mewujudkan misi ke-4 pembangunan Pemkab Kubar. Yakni meningkatkan pemerataan infrastruktur dasar dan infrastruktur penopang ekonomi kerakyatan. “Akses jalan ini merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat,”ujarnya.

Apabila konektivitas ini dapat terbangun, pastinya akan melancarkan pendistribusian barang. Di samping itu, sektor pendidikan, kesehatan dan hasil pembangunan lainnya. Tentunya, masyarakat yang berada di perkampungan akan merasakan dampak ekonominya.

Dalam program ini, menurut dia, akan dikawal dari perencanaan sampai kepada pelaksanaannya. Kemudian,  diawasi supaya dipastikan bisa dilaksanakan sebaiknya dan dinikmati masyarakat untuk beraktivitas. (ton)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *