Pemkab Kutai Karatanegara

Kecamatan Tenggarong Seberang Bakal Bangun UMKM Center

FOTO: Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono.

KUKAR, Siberkaltim.id – Kecamatan Tenggarong Seberang terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat meningatkan ekonomi masyarakat lokal.

Salah satu upayanya untuk memfasilitasi ialah dengan bakal dibangunnya UMKM Center. Hal itu guna memberikan wadah para pelaku usaha yang ada. Saat ini desainnya sedang dipersiapkan, sedangkan pembangunannya akan dikerjakan pada 2024 mendatang.

Camat Tenggarong Seberang Tego Yuwono mengatakan dengan adanya pembangunan UMKM Center di kawasan itu, diharapkan dapat berfungsi sebagai wadah 1.600 UMKM yang tersebar di 18 desa. Lokasi ini nantinya bisa menjadi pusat belanja jajanan lokal dan oleh-oleh bagi warga yang berkunjung ke kawasan yang berbatasan dengan Kota Samarinda ini.

“Jadi supaya orang datang ke satu titik saja. Jadi dari 18 desa itu ada di sana semua testernya,” ungkap Tego, Jumat (3/11/2023).

Dia menjelaskan, UMKM Center sangat dibutuhkan guna menampilkan produk lokal khas Kutai, maka dari itu rencana pembangunan ini akan menjadi prioritas untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Tenggarong Seberang.

“Pembangunan UMKM Center kita prioritaskan tahun depan, hal ini untuk meningkatkan perekonomian mereka,” jelasnya

Ia menyebut, berbagai macam hasil olahan para pelaku UMKM berada di Tenggarong Seberang. Mulai dari berbagai olahan keripik, belut, hingga makanan ringan lainnya. 

Ia juga mengaku terus memberikan semangat kepada pelaku UMKM lokal agar terus memasarkan dagangan mereka ke pasar yang lebih luas, karena pola pemasaran saat ini tidak hanya secara langsung, tapi sudah bisa menggunakan media sosial.

“Kami sudah memberikan pelatihan cara mengemas, agar produk tersebut pangsa pasarnya lebih luas seperti pasar modern, maupun ke sejumlah perusahaan,” ucapnya

Dia berharap, ke depan dengan adanya UMKM Center, maka pelaku UMKM makin sejahtera. Hal ini bagian dari bentuk perhatian Kecamatan Tenggarong kepada pelaku UMKM, karena jika ada pusat jajanan yang sesuai dengan selera konsumen, biasanya pelanggan akan sering datang. (Adv/Diskominfo Kukar)