Cloud Hosting Indonesia

Lapas Kelas 2A Samarinda Gagalkan 65 Gram Sabu Masuk ke Dalam, Satu Napi Auto Tambah Hukuman

  • Bagikan

Samarinda, Siberkaltim.id – Jajaran pemasyarakatan terus mengungkap dan menggagalkan pelbagai trik yang digunakan beberapa oknum untuk masuknya narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Bahkan, kini modus penyelundupannya semakin beragam. Ya, memang mereka tak akan kehabisan akal.

Namun, sepandai-pandainya tupai melompat juga akan jatuh. Begitu pula dengan gagalnya narkoba jenis Shabu ini masuk ke Lapas Kelas IIA Samarinda, pada Senin (9/5/2022) kemarin. Sedikitnya ada sekitar 65 gram Sabu yang diamankan oleh petugas.

“Awalnya, petugas pengamanan pintu utama (P2U) menerima barang titipan dari pengunjung kepada warga binaan berupa troli dan lampu sorot. Kedua barang itu lantas diperiksa petugas P2U,” urai Kalapas Kelas IIA Samarinda, Hidayat dalam keterangan rilisnya, Kamis (12/5/2022).

Selanjutnya, kata dia, petugas P2U dan komandan jaga memeriksa barang bawaan tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan barang terdapat 3 bungkus bingkisan berwarna kuning didalam lampu sorot yang diduga narkotika jenis sabu.

Tak menunggu lama, petugas komandan jaga bergegas melaporkan kejadian itu Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) untuk ditindak.

Alhasil pun dugaan penyeludupan itu terbukti dengan ditemukannya, 1 bungkus klip besar dengan berat diperkirakan 25 gram, 1 bungkus klip kecil berisi 18 poket dengan berat diperkirakan 21 gram, dan 1 bungkus klip kecil berisi 17 poket dengan berat diperkirakan 19 gram. “Ini semua barang yang berisi dari tas yang dititipkan itu,” kata Kalapas. Dugaan sementara berat mencapai 65 gram.

Tak berhenti disitu, pihaknya pun mengembangkan ke warga binaan yang dituju dan dicurigai pemilik narkoba tersebut. Bahkan, petugas lapas juga turut diamankan, yang diduga terlibat. Namun kini dipastikan statusnya baru sebagai saksi. Kejadian sekitar pukul 17.25 WITA.

“Saya melaporkan ini ke Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kalimantan Timur. Kemudian saya berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak Polresta Samarinda melalui Kasat Resnarkoba untuk proses selanjutnya,” ungkap Hidayat.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polresta Samarinda Kompol Rido Doli Kristian membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan narapidana dari Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda.

“Benar, ada kami amankan narapidana setelah diserahterimakan dari Lapas Narkotika. Kasus itu sedang kami selidiki,” sebut Rido yang juga mantan pejabat di Polres Kubar ini sebagai Kasat Reskrim. (*)

(Redaksi Siberkaltim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.