Pemkab Kutai Karatanegara

Pemkab Mahulu Teken MoU Bersama PA Sendawar dan Kemenag, Berikan Pelayanan Hukum Terpadu Bagi Masyarakat

Penandatanganan MoU Pemkab Mahulu dan Pengadilan Negeri Sendawar, Kamis (24/03/22). (Foto: Prokopim Kab. Mahulu)

Mahakam Ulu, Siberkaltim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pengadilan Agama (PA) Sendawar dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mahulu tentang Pelayanan Hukum Secara Terpadu bagi masyarakat Mahulu. Penandatanganan berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang, Kamis (24/03/2022).

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Bonifasius Belawan Geh, S.H.,M.E diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra (Asisten I) Ir. Dodit Agus Riyono bersama Ketua Pengadilan Agama Sendawar Samsul Bahri dan Kepala Kemenag Mahulu Longginus serta Kadisdukcapil Yordanus Dani.

Penandatanganan MoU itu juga dirangkai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama (PKS) antara Disdukcapil dan Pengadilan Agama Sendawar. Kedua belah pihak sepakat menyelenggarakan kerja sama secara kelembagaan dalam rangka integrasi data perubahan status dokumen kependudukan dan pencatatan sipil atas produk pengadilan agama dan pelayanan sidang terpadu bagi masyarakat di Mahulu.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten I Ir. Dodit Agus Riyono, Pemkab Mahulu menyambut baik sinergi dan dan kerja sama tersebut. Menurut Bupati, dalam jangka pendek sinergi program ini akan mewujudkan kemudahan pelayanan hukum bagi masyarakat Kabupaten Mahulu.

Sementara di jangka panjang akan memudahkan pelayanan yang berlanjut dengan asas cepat, sederhana dan berbiaya ringan. Hingga upaya pengusulan pembentukan Pengadilan Agama di Kabupaten Mahulu melalui Mahkamah Agung RI. 

“Saya harapkan kerja sama yang terjalin ini, akan terus ditingkatkan utamanya dalam melindungi masyarakat dengan memberikan pelayanan hukum yang cakupannya lebih luas dan berlanjut untuk semua jenis perkara yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama serta pelayanan persidangan terpadu yang melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Kementerian Agama,” kata Bupati dalam sambutan yang dibacakan Asisten I.

Dalam kesempatan itu bupati juga mengapresiasi pelaksanaan sidang perkara isbat nikah di luar gedung yang melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kemenag Kabupaten Mahulu.

Oleh karenanya, bupati mengajak masyarakat yang perkawinannya belum tercatat secara sah memanfaatkan program ini agar mendapat bukti pernikahan melalui buku nikah. 

“Sehingga bagi pasangan suami istri yang selama ini mengalami kendala dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan dikarenakan tidak ada Buku Nikah dapat segera mengurus Administrasi Kependudukan seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran serta akan mempermudah akses layanan lainnya,” tutur Bupati.

Pada kesempatan yang sama Ketua Pengadilan Agama Sendawar Samsul Bahri, S.H.I,  mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Mahulu baik Bapak Bupati beserta jajarannya yang bersedia untuk bekerja sama melakukan nota kesepahaman dalam rangka untuk mengutamakan pelayanan hukum bagi masyarakat di Mahulu dan juga upaya pembentukan pengadilan agama di Mahulu.

“Terima kasih pula kami sampaikan kepada Bapak Bupati dan Kepala Kemenag Mahulu yang juga bersedia untuk bersama-sama bersinergi dalam MoU pada hari ini. Demikian pula melalui Kepala Dinas Disdukcapil Mahulu kami mengucapkan terimakasih atas keinginan yang sama untuk menuntaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan kependudukan yang disambut baik. Pada hari ini kita juga ada pelayanan sidang di luar gedung dan untuk pertama kali ini kita fokus kepada persidangan itsbat nikah atau pengesahan perkawinan bagi pasangan yang menikah, namun tidak memiliki buku nikah atau boleh dikatakan nikah siri,” tuturnya.

(Redaksi Siberkaltim)