Cloud Hosting Indonesia

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Gelap Narkotika di Kota Taman

  • Bagikan
Barang bukti diamankan Sat Reskoba Polres Bontang dari pelaku. (Foto: Humas Polda Kaltim)

Bontang, Siberkaltim.id – Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Bontang berhasil mengungkap kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Bontang, Selasa (12/10/2021). Seorang pria berinisial YZ (48) berhasil diringkus polisi di rumah kos di Jln. Sutan Syahrir Gang Ikan Mas IV RT 06, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan.

Berbekal informasi dari masyarakat personel turun ke lokasi dan melakukan penggeledahan. Hasilnya didapatkan 6 bungkus plastik berisi butiran kristal diduga narkotika jenis shabu. Terdiri dari 1 bungkus di kotak rokok dan 5 bungkus di kantong celana yang dikenakannya dilansir dari website Humas Polda Kaltim.

Polisi terus melakukan pengeledahan di ruangan lain dan diperoleh barang bukti lain berupa 1 buah timbangan digital, 1 bungkus plastik klip, dan 2 buah pipet kaca, Kemudian barang bukti lain berupa uang tunai hasil penjualan senilai Rp 1.135.000, 1 buah sedotan plastik ujung runcing, 1 buah korek api gas, 1 buah kotak rokok, 1 buah HP merk Vivo, dan 1 buah alat hisap shabu atau bong.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, SH. SIK. MH melalui Kasat Reskoba IPTU Muh. Rakib Rais, SH, mengatakan pengungkapan kasus Narkoba ini berkat adanya informasi masyarakat jika di rumah kos tersebut sering kedatangan tamu yang mencurigakan.

“Setelah melalui proses penyelidikan dan pengintaian, tim opsnal Sat Reskoba Polres Bontang berhasil meringkus seorang pria lengkap dengan barang bukti sabu seberat 1,45 gram,” ungkap IPTU Muh. Rakib.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Bontang untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (tra)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.